Pretty Woman (1990)

Ini salah satu film favoritku sepanjang masa. Menempati peringkat nomer satu sampai saat ini. Maunya diulang berjuta kali, nonton DVDnya sampe playernya mampus, pasti gak akan bosen. Aku sih berharap satu saat nanti bisa hapal di luar kepala tiap dialog mereka. Biar ntar aku bisa monoplay. Hehehe. :-P

Aku suka banget tagline film ini, “She walked off the street, into his life, and stole his heart.” Ouuuuuhh… :))
Ini salah satu kisah yg mungkin hanya terjadi di dalam film atau satu berbanding sejuta kisah cinta di dunia nyata ini. Seorang eksmud ganteng dan kaya raya serta berkuasa macam Edward Lewis (Richard Gere) bisa jatuh cinta pada wts macam Vivian Ward (Julia Roberts). Cuma dalam waktu seminggu! Dipikir-pikir, cinta seperti yang ada di dalam film2 itu kok sedikit mustahil ya… cinta muncul seperti kereta ekspres. Hehehe.

Hampir setiap adegan di film ini jadi favoritku:
1. Waktu Edward satu mobil untuk pertama kalinya sama Vivian, naek Lotusnya pengacaranya Edward.
2. Waktu Vivian belanja2 di Rodeo Drive dan mengalun lagunya Roy Orbison yang Pretty Woman… :)
3. Juga waktu Vivian nyanyi2 lagunya Prince yang Kiss di kamar mandi.
4. Pas mereka nonton opera bareng di San Fransisco dan saat mereka dalam perjalanan ke bandara itu aku baru nyadar kalo Fallen-nya Lauren Wood itu jadi ost film ini!
5. Ditambah Kenny G (yang sebelumnya aku nggak tahu kalau dia juga nyumbang lagu Songbird di film ini, karena lagu ini diputer saat akan ada adegan ehem2 yang kalau masuk tv sini biasanya dipotong, hehehe… aku baru tahu pas lihat DVDnya… dan sempet histeris waktu ada lagu Kenny G. Hehehe…).
6. Juga Go West, yang lagu King Of Whisful Thinking-nya di-recycle sama New Found Glory yang jadinya… ya gitu lah, jadi ngepunk. Hehehe…
7. Lantas It Must Have Been Love-nya Roxette yang diputer pas Vivian naek limusin ninggalin Beverly Regent Wilshire.. :( Lagu ini beneran minta ditendang deh kalo emang dia punya pantat.

Vivian itu ngerasa sudah nemuin jalan hidupnya dengan menjadi seorang prostitut, meskipun dia sendiri sebenernya masih nyari2 sosok pangeran yang selalu ada dalam khayalan masa kecilnya. Waktu dia ketemu dengan Edward, dan nerima tawaran Edward untuk tinggal semalam sama dia di penthouse-nya, dia nggak pernah tahu dan nggak pernah nyangka, Edwardlah pangeran impiannya semasa kecil… :)
Sementara sang pangeran juga nggak pernah nyangka kalau Vivian itu akan jadi lebih dari sekadar perempuan dari pinggir jalan yang dia ajak tidur. Vivian itu jadi orang pertama yang selalu bisa mengejutkan Edward dengan caranya sendiri. Ngebuat Edward ngerasa kalau dia bisa jadi orang yang lebih baik lagi. Dan sebaliknya, Edward ngebuat Vivian punya kesempatan untuk mengulang semuanya dari awal.

Kalau kamu minta kisah yang lebih romantis lagi dari itu, kamu nggak bisa. Sudah, deh. Itu harga matiku. Setidaknya sampai saat ini.
Ini beda romantisnya dengan… Notting Hill, misalnya! NH itu lebih ke ‘mau mengakui perasaan kita’, dan ngejar apa yang sebenernya bisa jadi milik kita, juga untuk tidak pernah melepaskan kesempatan.
Nah, PW mengenai keikhlasan kita untuk menerima orang yang kita cintai apa adanya. Nggak peduli dia itu pelacur, nggak lulus SMA, ‘ndeso’ (dalam ukuran orang sana). Dan juga nggak ngelihat harta… :)

Oh, ya.. ada beberapa fakta unik di balik film ini:
1. Sebelum fix dengan naskah terakhir (yg menjadikan film ini sebagai film tersukses Richard Gere dan Julia Roberts), ada versi lain ttg film ini. Ditulis bahwa Vivian itu sebenernya pengguna kokain. Terus dia yang minta tinggal sama Edward selama seminggu. Dia itu butuh uang untuk pergi ke Disneyland dan akhirnya Edward nyuruh dia keluar dari mobilnya. Di naskah ini, endingnya adalah… Vivian dan Kit de Luca (sahabatnya sesama wts itu lho) diceritain ada di bus dalam perjalanan ke Disneyland…
APA ROMANTISNYA COBAAAA?????? Edan yg nulis naskah awalnya kyk gitu. Aku nggak bisa bayangin gimana modelnya kalau Pretty Woman jadi film ttg perjuangan seorang prostitut untuk pergi ke Disneyland…
2. Edward ngajak Vivian nonton opera La Traviata. Nah, opera itu sendiri kisahnya adalah seorang wts yang jatuh cinta sama pria kaya.. :D
3. Richard Gere itu beneran main piano lho di film ini! Dan dia sendiri yang ngarang lagu itu. Latar belakang keluarga Opa Richard memang banyak yg bisa main musik. Jadi dia sendiri udah terbiasa main musik sejak kecil…
4. Perhatiin deh poster filmnya. Rambut Opa di poster itu lho warnanya coklat. Sedangkan di filmnya sendiri, rambut Opa warnanya keperakan (dan memang itu rambut aslinya).
5. Inget salah satu adegan paling dikenang pas Edward nunjukin kalung berlian ke Vivian dan dia nutup kotak kalung itu? Itu improvisasi Richard Gere! Dan respon Julia Roberts yg ketawa ngakak itu bener2 natural. Alah, Opa… manisnya kamu! :D
6. Film ini dulu judul awalnya adalah $3.000!
7. Sebelum jatuh ke Richard Gere, awalnya peran Edward Lewis itu ditujuin ke… CRHISTOPHER REEVE! Oh my… dan beberapa aktor menolak peran itu, seperti: Al Pacino, Sylvester Stallone (yaeyaalaaaaahh), JOHN TRAVOLTA!!!!!! (ya. am. pun. ya, dia nggak nolak sih.. dia ikut audisi utk peran Edward Lewis, tp dia nggak dapet…).
8. Drew Barrymore dan Wynona Rider sempet ikut audisi jadi Vivian. Tapi menurut sutradara, mereka terlalu muda untuk peran itu. Ada artis2 lain, seperti: Jodie Foster, Sarah Jessica Parker, dan Uma Thurman yang juga ikut audisi utk jadi Vivian. Sandra Bullock, Jennifer Connely dan Molly Ringwald MENOLAK peran ini. Demi Moore menolak peran Kit De Luca yang ditawarin ke dia.
9. Ferrari dan Porsche sempat ditawari utk jadi sponsor di film ini, yang mobilnya bakal dipake sama Edward di awal film sama Vivian. Tapi dua produsen mobil itu nolak, karena mereka nggak mau dihubung-hubungkan dgn prostitusi atau apalaaah… Akhirnya, Lotus berani mempertaruhkan hal itu karena mereka ngelihat peluang ttg film yg (mereka pikir) bisa saja jadi one big hit. Eh, ternyata beneran! Setelah mereka ngeluarin Lotus Esprit itu, penjualan mereka naik 3 kali lipat! Haha.. Makan itu, Ferrari!! :D

Seperti lagu Peter Cetera di credit title film ini, No Explanation (yang aku langsung jatuh cinta waktu pertama kali denger.. aduuuuuuhhh…), gak ada penjelasan lebih kenapa film ini begituuuuuuu menarik buat aku. I just love it very berry much.. :)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s