The Rebound (2009)

Buat yang belum lihat, review ini mengandung spoiler. Jadi maaf-maaf aja kalau mengganggu rasa penasarannya tentang film ini. Hehe…
Dan maaf juga kalo review-nya agak ndrama.. :P

Sandy (Catherine Zeta-Jones) adalah perempuan 40 tahun yang hidup dengan keluarganya di sebuah kota kecil. Suatu hari dia nggak sengaja nemuin video yang nunjukin suaminya selingkuh. Akhirnya dia mutusin cerai. Dia pindah ke New York sama kedua anaknya, Sadie (Kelly Gould), 8, dan Frankie (Andrew Cherry), 6.

Pindah ke kota besar ngebuat mereka mesti menyesuaikan diri dengan kehidupan barunya. Anak-anaknya punya teman sekelas orang Yahudi, yang tidak terlalu disukai Sandy.
Sandy juga pindah ke apartemen kecil yang ada di atas sebuah coffee shop. Sandy juga mesti cari kerja lagi setelah dia lama nggak kerja waktu lulus dulu. Kayaknya itu semua ngebuat dia otomatis mengalami krisis paruh baya dalam hidupnya.
 
Lantas ada Aram Finklestein (Justin Bartha), pria 25 tahun dari keluarga Yahudi, yang baru putus dari pacarnya. Aram tipikal cowok modern yang masih ingin mencari apa yang paling dia senangi untuk dia lakukan di hidupnya. Dia lulusan jurusan sosiologi dan kerja di coffee shop di bawah apartemen Sandy. Orang tuanya terus maksa supaya dia mencari pekerjaan yang bagus, yang resmi. Tapi Aram masih ngelakuin apa aja yang dia suka, termasuk jadi pengasuh buat anak-anak Sandy, karena Sandy dipromosikan di tempat kerjanya dan semakin sibuk.

Anak-anak Sandy langsung akrab dan cocok sama Aram. Aram sendiri pelan-pelan jatuh hati pada Sandy. Dia ngerasa kalau dia nemuin sosok wanita yang benar-benar berbeda pada diri Sandy, nggak seperti pacarnya sebelumnya yang cuma manfaatin dia supaya dapet green card agar nggak dideportasi balik ke Perancis.
Banyak hal yang membuat Aram jatuh simpatik pada Sandy, sampai akhirnya he really fell for her.

Dan hubungan Sandy sama Aram sendiri akhirnya berlanjut di luar hubungan kerja mereka sebagai majikan dan pengasuh. Di lain pihak, Sandy juga punya perasaan pada Aram. Tapi dia mikir kalau hubungan mereka nggak akan bisa lanjut karena perbedaan usia yang mencolok. Sandy menganggap kalau Aram masih kekanakan dan sebagainya.

Quote yang paling aku suka di film ini adalah waktu Sandy berantem sama Aram di jalanan, setelah mereka pulang dari cek kehamilan Sandy, dan karena however their relationship won’t work, Aram dengan ekspresi patah hati ngomong, “I’m not a completely idiot. I know how I feel about you! It is you that doesn’t know how you feel about me!” :’(

Toh pada akhirnya kita tahu kalau yang membuat mereka pisah sebenarnya adalah Sandy yang nganggep hubungan mereka nggak bisa lanjut, bukan karena orang tua Aram. Soalnya saat bagian Sandy dan anak-anaknya ikut ngerayain ulang tahun Aram yang ke-25 di rumah orang tua Aram, ibunya Aram agak gimanaaa gitu sama Sandy dan anak-anaknya. It wasn’t a good sign for a mother of two who dated son of a Jewish mother, I guess

Justin Bartha, a cute guy from National Treasure with Nicholas Cage. He’s way too cute as Aram! Haha.. Di sela-sela waktu nunggu interview kerjaan, dia sempet-sempetnya mau baca komik di balik CV-nya. Dia mainan American Idol sama anak-anak Sandy. Dia juga baca buku Harry Potter di waktu luangnya.
We can see the way he stares at Sandy, that love-look. And the bond between him and the kids. Dia bahkan mau nyanyiin lagu buat Sadie supaya Sadie mau tidur. Meskipun dia nyanyi Everytime You Go Away-nya Hall and Oates buat ninabobo. Hahaha.

Aku cuma nggak nangkep, di bagian mana, tepatnya, Sandy jatuh hati sama Aram. Aku cuma nangkep semua berjalan gitu aja, Aram was being nice to her, took care her children, slept with her, dan tiba-tiba sudah saling luluh aja tatapannya.
Sandy beberapa kali bilang kalau Aram kelewat romantis, dan Aram sering banget muji Sandy. Aram yakin kalau dia cinta sama Sandy, tapi Sandy masih pengen semua jalan pelan-pelan, apa adanya. Karena perbedaan umur tadi.
Dan aku suka banget waktu acara makan malam buat ngenalin Aram ke teman-teman Sandy. Kelihatan banget kalau Aram berusaha mengimbangi gojlokan orang-orang tentang usianya, dan dia mau jadi seseorang yang terlihat dewasa bagi Sandy.

Anak-anak mereka juga lucu banget! Meskipun harus kuakui, kenapa orang-orang susah banget ya bikin film dengan anak-anak yang standar? Anak-anak yang biasa aja, maksudku. Kenapa mereka selalu imut, lucu, pinter, dan lain-lain?? 
Sadie sama Frankie lucu banget! Pinter banget! Kalo nginterogasi orang ya ampun… Aram aja sampe bingung mau ngomong apa.
Dan mungkin untuk menegaskan karakter si Sadie yang emang pinter banget di bidang science, ditunjukkan ketertarikan Sadie pada operasi ayah Aram, dan penghargaan di bidang science waktu dia lulus sekolah. Dan kadang mereka menggunakan istilah yang kelewat pinter untuk ukuran anak 8 dan 6 tahun. Haha.
Nah, yang jadi Frankie waktu umur 11 tahun itu Jake Cherry, yang jadi anaknya Ben Stiller di film Night At The Museum. Nah, Jake Cherry itu kakak kandungnya Andrew Cherry, pemeran Frankie di sepanjang film. Makanya mirip banget! :)


Rating film ini buatku pribadi: 7/10.
Aku pencinta film drama komedi romantis. Dan film ini komedi romantisnya dapet (meskipun sedikit), dan banyak dramanya. Haha..
Aku suka banget kisah cinta beda usia jauh, entah yang tua yang cowo, maupun yang cewe. Buatku itu romantis banget…

Meskipun ada yang bilang Zeta-Jones miscast di film ini, tapi buatku dia pas banget maennya! Kita sering lihat Zeta-Jones di film-film yang menjual sosoknya sebagai wanita classy and sophisticate. Ya, kan? Liat aja Zorro, Intolerable Cruelty, Ocean’s Twelve, No Reservation, Chicago, Death Defying Acts. Semuanya ngegambarin kalau Zeta-Jones itu khas dengan peran-peran wanita tangguh, berkharisma dan memikat.

Tapi di The Rebound ini dia cuma jadi ibu-ibu biasa, yang rumah tangganya hancur, yang struggle in the big city with two kids. And it’s quite interesting for me! Ditambah kisah cinta beda usia jauh itu.. :P
Dan jelas The Rebound lebih ‘menghangatkan hati’ ketimbang Intolerable Cruelty! Meskipun harus kuakui, No Reservation ‘lebih’ di banyak bagian ketimbang The Rebound. Tapi tetap saja, Zeta-Jones gitu lho yang main! You cannot ask for more of her performance! She has already given you the best… 

Aku pribadi ngefans berat sama Zeta-Jones. Jadi buat penggemar Zeta-Jones, film ini wajib ditonton. Karakter tokohnya beda dengan film-film Zeta-Jones kebanyakan. Nah, buat yang nggak ngefans sama Zeta-Jones, yah cukup taulah. Atau tonton aja kalau nganggur banget dan butuh film buat santai-santai.
According to IMDb, rating film ini 6,60. Which is quite good for comedy romantic movie. Karena emang rata-rata film komedi romantis ratingnya segitu itu…

Oke, happy watching, then! :D


PS: The Rebound = Pelampiasan. ;)
Advertisements

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s